Weekly Perspective - W4 January 2018

Kenaikan Pasar Saham di dorong Optimisme akan Pemulihan Ekonomi Global

  • IHSG mencatatkan kenaikan harga saham yang cukup signifikan selama year to date (YTD) hingga 26 Januari 2016 sebesar 4,8%, sejalan dengan pergerakan di pasar global. Indeks saham negara-negara utama di dunia mencatatkan kenaikan, dipimpin oleh indeks Hangseng+10.8% dan indeks S&P500 +7,5% selama YTD.  Kenaikan pasar saham di dorong optimism pelaku pasar akan pemulihan ekonomi global.
  • Hingga 29 Januari 2018, foreign equity inflow mulai menunjukkan net buy sebesar Rp 3,9 Triliun, setelah mengalami net sell selama 8 bulan terakhir. Kenaikan harga saham lebih di dominasi saham-saham small-mid cap. Sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi pada Mining +24,8% YTD, diikuti dengan Basic Industry +9,7% dan Property Construction 8,0% YTD. Adapun sektor yang relative lagging yakni Infra (telco) dan Agri yang hanya naik sebesar 1% dan 1,9% selama YTD.
  • Pada periode yang sama, harga SUN diwakili dengan Abtrindo Bond Index mencatatkan kenaikan sebesar 1,44% selama YTD. Namun kenaikan yield US Treasury dari level 2,4% (akhir 2017) menjadi 2,7%, menjadi faktor yang mendorong koreksi pada pasar SUN selama 1 minggu terakhir sebesar -0,24%. Terlihat yield SUN tenor 10 tahun naik dari level terendahnya 6,1% menjadi 6,4%. Pelaku pasar cenderung wait & see menjelang lelang SUN di minggu terakhir bulan Januari 2018. 
  • Adapun mata uang Rupiah yang mengalami penguatan sebesar 1,89% ytd dari level Rp 13.568/USD menjadi Rp 13.311/USD, pada awal minggu ini bergerak melemah ke level Rp 13.411/USD. Pergerakan rupiah sejalan dengan pergerakan mata uang di pasar regional. Pelemahan Dollar Index hingga 3,3% YTD di dorong optimism pelaku pasar global pada pemulihan ekonomi negara-negara utama di dunia (Eropa, Jepang, China) dan risiko politik yang masih mewarnai AS. Namun dengan terus meningkatnya risiko dari kenaikan yield UST, maka mulai terlihat penguatan Dollar Index di awal minggu ini.

Market Expectation

  • IHSG kembali menyentuh level tertinggi barunya (all time high) pada kisaran 6.600 dengan valuasi PE ratio sebesar 17,1x Est2018. Kenaikan ini relative cepat dan signifikan pada penghujung awal tahun 2018. Namun bila dibandingkan pasar regional sebenarnya IHSG relative lagging. Inflow mengalir signifikan pada negara-negara yang memiliki potensi recovery ekonomi lebih tinggi.
  • Kami melihat potensi kenaikan IHSG masih terbuka dalam 1-2 tahun kedepan, apalagi dengan stabilitas makro ekonomi masih terus terjaga dan recovery ekonomi domestic akan meningkat di dorong pemulihan harga komoditas dan event driven seperti Pemilu, Asian Games dan meningkatnya realisasi belanja social Pemerintah di segmen low income.
  • Namun hal yang perlu terus di waspadai adalah kekhawatiran akan intensi berbagai bank sentral untuk menyesuaikan arah kebijakan moneter khususnya mengantisipasi kenaikan bunga The Fed yang diprediksi terjadi 3x sepanjang tahun 2018 ini. Level yield US Treasury yang naik signifikan menjadi salah satu sinyal kekhawatiran pasar tersebut. Dengan demikian, kami terus mempertahankan ekspektasi bahwa keuntungan investasi obligasi di tahun 2018 akan lebih di dominasi dari pendapatan kupon obligasi, khususnya bila dibandingkan kenaikan capital gain yang berhasil di capai selama tahun 2016 dan 2017.  Adapun pada pasar saham, kami sangat positif pada potensi kenaikan harga saham dalam 1-2 tahun mendatang namun volatilitas pasar di dorong risiko pasar global dan gejolak politik menjelang Pilkada dan Pemilihan Presiden di tahun 2019 menjadi hal yang perlu kita perhitungkan dalam pengelolaan porto folio investasi. 



DISCLAIMER INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RESIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN KINERJA MASA DEPAN.

PT Majoris Asset Management (“Majoris”) telah memperoleh izin usaha sebagai Manajer Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dalam melakukan kegiatannya diawasi oleh OJK. Dokumen ini dibuat oleh Majoris hanya sebagai informasi singkat dan disesuaikan dengan ketentuan Peraturan yang berlaku. Segala perhatian telah diberikan secara seksama untuk menyakinkan bahwa informasi yang disajikan dalam dokumen ini tidak menyesatkan. Namun demikian, Calon Pemodal tidak disarankan untuk hanya mengandalkan keterangan dalam dokumen ini. Kerugian yang mungkin timbul karenanya tidak akan ditanggung.


Download PDF



Back to list