Weekly Perspective - W3 November 2017

Market Review

  • IHSG bergerakdalam range positif 5.972 – 6.051 dengan kenaikan 0,5% selama 1 minggu terakhir. Sektor Banking mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 1,46%, diikuti dengan kenaikan di sektor Consumer Goods 1,22% yang didorong saham saham rokok. Adapun sektor Aneka Industri mengalami penurunan tertinggi -1,7%, diikuti dengan sektor Mining -1,6% danAgri -1,2%. Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 3,7 Triliun dengan akumulasi net sell selama bulan November 2017 ini sebesar Rp 11,8 Triliun. Walaupun asing masih mencatatkan Net Sell, pergerakan IHSG yang positif didorong optimism pelaku pasar local akan potensi pemulihan ekonomi kedepannya, setelah dirilisnya data pertumbuhan ekonomi QQ3/2017 dan data ekspor impor yang menunjukan peningkatan.
  • Pada pasar obligasi, hargaobligasi cenderung mengalami kenaikan tipis didorong rilis data makro ekonomi yang positif. Ditunjukkan dengan penurunan yield Surat Utang Negara (SUN) untuk tenor 10 tahundari level 6,66% menjadi 6,63%. Asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp 3,5 Triliun, walaupun nilai inflow relative melambat dibandingkan rata-rata selama 1 tahun terakhir. Mata uang Rupiah cenderung bergerak terbatas pada level Rp 13.528 – 13.534/USD. Namun adanya kecenderungan pelemahan nilai Dollar terhadap mata uang utama dunia didorong ketidak pastian politik di Jerman dan ketidak pastian akan persetujuan program reformasi pajak Trump, dapat menjadi katalis positif bagi pergerakan SUN kedepannya. Ditambah pula dengan meningkatnya demand dari investor institusi local.

Domestic

  • Sejalan dengan peningkatan ekspor di Negara tetangga, Indonesia juga mencatatkan peningkatan ekspor yang signifikan. Hingga Okt 2017, ekspor tumbuh +18,4% yoy, melanjutkan kenaikan di periode sebelumnya +15,7% yoy. Peningkatan ekspor didorong kenaikan harga komoditas dan pemulihan global demand.
  • Adapunkenaikanimporsebesar 23,3% yoy menunjukkan adanya peningkatan aktivitas investasi dan produktif domestik. 
  • Hingga Sept 2017, pendapatan pajak Pemerintah mencatatkan penurunan 2% yoy karena tingginya pencapaian pajak tahun lalu dari tax amnesty. Walaupun terlihat peningkatan pajak di bulan Okt dan Nov 2017 ini, namun belum cukup mencapai target Rp 1.472 Tn. Di estimasi kekurangan pajak sekitar Rp 160-190 Tn, yang sebagianter-trade off dari kenaikan pendapatan non pajak (oil & gas revenue meningkat signifikan 162% yoy) jauh diatas target Pemerintah.
  • Selain itu Pemerintah juga melakukan revisi atas PMK No. 118/2016 yang membuka kesempatan bagi wajib pajak untuk bergabung dalamTax Amnesty tahap II. 

Market Expectation

  • IHSG sudah beberapa kali mencatatkan nilai tertingginya, hingga menembus angka 6.069. Walaupun investor asing masih terus mencatatkan net sell, namun optimism pelaku pasar local akan pemulihan pertumbuhan ekonomi kedepannya dan di dukung data ekonomi khususnya ekspor impor yang terus menunjukkan peningkatan.
  • Dengan investor asing sudah sedemikian tingginya akumulasi net sell (after rotate to regional market) maka kami melihat pada minggu ini nilai net sell asing sudah relative melambat dan mulai berbalik kembali positif inflow. Hal ini memberikan peluang kenaikan IHSG menembus level 6.100. Apalagi bila risiko pasar global relative terkendali, dimana ekspektasi kenaikan bunga The Fed masihakan naik 1x lagi pada FOMC Des 2017 dan kenaikan 3x di tahun 2018 dilakukan secara bertahap. Dengan demikian alokasi portofolio pada saham masih dijaga neutral to overweight, namun pada setiap kenaikan pasar signifikan dapat tetap dilakukan profit taking untuk menetralkan posisi.

           


DISCLAIMER INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RESIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN KINERJA MASA DEPAN.

PT Majoris Asset Management (“Majoris”) telah memperoleh izin usaha sebagai Manajer Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dalam melakukan kegiatannya diawasi oleh OJK. Dokumen ini dibuat oleh Majoris hanya sebagai informasi singkat dan disesuaikan dengan ketentuan Peraturan yang berlaku. Segala perhatian telah diberikan secara seksama untuk menyakinkan bahwa informasi yang disajikan dalam dokumen ini tidak menyesatkan. Namun demikian, Calon Pemodal tidak disarankan untuk hanya mengandalkan keterangan dalam dokumen ini. Kerugian yang mungkin timbul karenanya tidak akan ditanggung.


Download PDF



Back to list