Investor Information

Weekly Market Update

Weekly Perspective - W1 November 2017
Pada pasar obligasi, setelah mengalami kenaikan harga obligasi secara berturut-turut di bulan Agustus dan September 2017, seiring langkah penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia, maka sesuai ekspektasi kami, harga obligasi mengalami penurunan sebesar 1-2% di sepanjang bulan Okt 2017 khususnya pada tenor-tenor panjang. Yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun yang sempat menyentuh level terendahnya 6,4% kembali mengalami kenaikan hingga ke level 6,8% dan kemudian ditutup menurun ke level 6,79% diakhir Okt 2017. Kenaikan yield SUN ini seiring kenaikan yield US Treasury yang sempat naik hingga ke level 2,46% seiring optimisme akan recovery ekonomi AS. Selama 1 bulan Oktober 2017, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 23,2 Triliun. Adapun mata uang Rupiah terhadap USD turut mengalami pelemahan sebesar 0,68% menjadi Rp 13.563/USD seiring penguatan Dollar Index yang mencatatkan penguatan sebesar +1.76% di bulan Okt 2017 didorong optimisme akan disetujuinya budget AS dan potensi reformasi perpajakan AS.

Read more
Weekly Perspective - W4 Oktober 2017
Sedangkan pada pasar obligasi, harga obligasi juga cenderung mengalami penurunan dimana yield obligasi mengalami kenaikan dari level yield 6,53% ke level 6,66%. Kenaikan yield obligasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya dari sisi global pelaku pasar masih menantikan pemilihan Dewan Gubernur The Fed yang baru serta menanti bagaimana implementasi rencana normalisasi balance sheet sebesar USD 4 triliun dan reformasi perpajakan. Ekspektasi akan disetujuinya program pajak Trump mendorong kenaikan ekspektasi inflasi AS dan Yield US Treasury. Kepemilikan asing di SUN selama seminggu terakhir masih mengalami peningkatan sebesar Rp 9 triliun menjadi Rp 665 triliun dari minggu sebelumnya sebesar Rp 656 triliun. Porsi kepemilikan asing di pasar SUN saat ini sebesar 37,5% total outstanding. Sedangkan Mata uang Rupiah melemah tipis dari level Rp 13.483/USDmenjadi Rp 13.519/USD.

Read more
Weekly Perspective - W3 Oktober 2017
Pada pasar obligasi, setelah mengalami kenaikan signifikan dalam 2 bulan terakhir, harga obligasi cenderung mengalami penurunan tipis. Walaupun inflasi relatif masih menurun dan Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunga acuan, yield SUN tenor 10 tahun cenderung naik tipis dari level 6,53% naik ke level 6,56%. Setelah 1 minggu sebelumnya, pelaku pasar cenderung mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 11,49 Triliun, kepemilikan asing di pasar SUN masih bertahan sebesar Rp 807 Triliun atau 39% dari total outstanding. Mata uang Rupiah menguat tipis dari level Rp 13.504/USDmenjadi Rp 13.499/USD.

Read more
Weekly Perspective - W2 Oktober 2017
Pada pasar obligasi, setelah mengalami kenaikan signifikan dalam 2 bulan terakhir, harga obligasi cenderung mengalami penurunan tipis. Walaupun inflasi relatif masih menurun dan Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunga acuan, yield SUN tenor 10 tahun cenderung mengalami kenaikan dari level 6,47% naik ke level 6,53%. Hal ini sejalan dengan pergerakan yield US Treasury yang masih bertahan pada level 2,33 – 2,34%. Setelah mencatatkan net buy, dalam 1 minggu terakhir, pelaku pasar cenderung mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 11,49Triliun.

Read more